Tindakan penyalahgunaan sertifikat tanah masih saja terjadi. Salah satu penyebabnya yaitu tindakan mengcopy sertifikat tanah yang dilakukan oleh sebagian masyarakat yang masih awam akan bahaya dan risiko dari copy sertifikat tanah. Hal ini dapat menimbulkan terjadinya pemalsuan sertifikat tanah yang tentunya merugikan pemilik aslinya. Oleh sebab itu, penting untuk dipahami terkait bahaya dan risiko dari copy sertifikat tanah, serta cara menghindari bahaya copy sertifikat tanah dalam pembahasan berikut ini.

Permasalahan Umum Terkait Sertifikat Tanah 

Permasalahan umum terkait sertifikat tanah yang masih saja terjadi di masyarakat terdapat permasalahan. Berikut beberapa permasalahan umum terkait sertifikat tanah:

  1. Pemalsuan sertifikat tanah

Permasalahan yang pertama ini masih sering terjadi. Salah satu penyebabnya yaitu karena copy sertifikat tanah dan memberikan copy tersebut kepada pihak yang tidak bertanggung jawab. Sebagian kasus terkait pemalsuan sertifikat tanah ini juga melibatkan mafia tanah. 

  1. Tumpang tindih sertifikat tanah atau sertifikat tanah ganda

Sertifikat tanah ganda merupakan kondisi dimana tanah milik seseorang memiliki lebih dari satu sertifikat tanah. Akibatnya, kepemilikan dari tanah tersebut juga menjadi tumpang tindih secara keseluruhan atau sebagian. Apabila terjadi sertifikat ganda atau tumpang tindih atas satu bidang tanah, maka salah satu harus dibatalkan.

  1. Sertifikat tanah dijadikan jaminan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab

Biasanya, permasalahan ini terjadi ketika sertifikat tanah dipinjam oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dalih membantu untuk menjual tanah, namun ternyata mengambil sertifikat hak atas tanah milik, lalu menjaminkannya tanpa sepengetahuan pemilik.

  1. Ukuran tanah dalam sertifikat tanah tidak sesuai dengan ukuran tanah secara faktual

Umumnya, penyebab ukuran tanah berbeda yaitu karena adanya kesalahan dalam pengukuran lahan. Kesalahan pengukuran ini biasanya terjadi akibat kelalaian dari petugas BPN (Badan pertanahan Nasional), kesalahan dalam membaca batasan lahan, tidak jelasnya peta, dan masih banyak lagi. Selain itu, dalam beberapa kasus juga disebabkan karena ada pihak atau oknum yang melakukan pemindahan batas yang membuat pengukuran tanah jadi keliru.

Bahaya Copy Sertifikat Tanah 

Seperti yang telah dibahas pada bagian sebelumnya, copy sertifikat tanah dapat disalahgunakan dan menimbulkan adanya pemalsuan sertifikat tanah. Apabila copy sertifikat tanah ini diberikan dan dimiliki oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, risiko yang akan terjadi adalah pengambil alihan tanah tersebut karena adanya sertifikat palsu. Hal ini biasanya melibatkan mafia tanah dan berujung ke pengadilan. Oleh sebab itu, pemilik sertifikat tanah harus lebih berhati-hati dan memahami cara menghindari bahaya copy sertifikat tanah, karena jika tidak pemilik tanah akan dirugikan oleh oknum.

Cara Menghindari Bahaya Copy Sertifikat Tanah 

Berikut beberapa cara menghindari bahaya copy sertifikat tanah:

  1. Jangan sekali-kali memberikan copy sertifikat tanah kepada pihak-pihak yang baru dikenal dengan alasan apa pun, kecuali Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam rangka melakukan transaksi atas tanah baik jual beli, maupun jaminan atas utang. 
  2. Apabila ada pihak yang ingin membeli tanah Anda dan ingin memastikan sertifikat tanah itu asli, maka dapat cek sertifikat melalui online, cukup dengan memberikan nomor sertifikat saja.
  3. Dalam hal pihak luar atau pembeli tetap meminta copy sertifikat tanah, maka cukup memberikan copy halaman sertifikat yang terdapat nomor dan nama pemilik sertifikatnya saja, bukan copy keseluruhan sertifikat tanah.
  4. Lakukan pengecekan sertifikat tanah ketika jual beli tanah dihadapan notaris.

Perqara Telah Melayani Lebih dari  11.500 Konsultasi Hukum

Untuk permasalahan hukum terkait Pertanahan, Perqara telah menangani lebih dari 500 kasus. Ada ratusan mitra Advokat Perqara dengan keahlian khusus di masing-masing bidangnya seperti ketenagakerjaan, perkawinan dan perceraian, pertanahan, dan masih banyak lagi. Sehingga, klien dapat konsultasi tentang masalah hukum lainnya sesuai dengan permasalahan yang sedang dialami.

Konsultasi Hukum Gratis di Perqara

Apabila Sobat Perqara memiliki permasalahan hukum terkait permasalahan ini, Sobat dapat mengobrol langsung dengan advokat profesional secara gratis hanya di Perqara. Dapatkan konsultasi hukum gratis untuk mendapatkan solusi hukum tepat kapan pun dan di mana pun.

Baca juga: Lakukan Hal Ini Jika Terjadi Perbedaan Ukuran Tanah dan Sertifikat Tanah

Referensi

  1. Kumparan. “Sertifikat Rumah dan Tanah Dipalsukan Orang Lain, Apa yang Harus Dilakukan?”. Kumparan. Diakses pada 9 April 2024.
  2. Muhdany Yusuf Laksono dan Hilda B Alexander. “Apa Faktor Penyebab Terjadinya Sengketa dan Konflik Pertanahan?”. Kompas. Diakses pada 9 April 2024.